MENGENAL KANKER MULUT DARI SARIAWAN

Ditulis oleh : drg.Alia

Sariawan menjadi masalah kesehatan mulut yang sering terjadi di masyarakat. Penyebab sariawan ada beberapa factor antara lain, alergi, kekurangan nutrisi, vitamin tertentu, genetic dan lain – lain. Biasanya, sariawan akan sembuh dalam waktu kurang dari seminggu. Namun, Anda perlu waspada bila sariawan tak kunjung sembuh setelah tiga minggu. khususnya bagi perokok berat atau orang yang sering mengonsumsi minuman keras. Bisa jadi hal itu pertanda adanya kanker di rongga mulut atau lidah.

Kanker mulut adalah kanker yang tumbuh dan berkembang di dalam mulut. Seperti pada bibir, lidah, gusi, dinding mulut, serta langit-langit mulut. Kanker ini dapat menyebar secara langsung ke jaringan-jaringan di sekitar mulut atau melalui kelenjar getah bening. kanker mulut menyerang lansia berusia 50-75 tahun dan lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Namun kanker ini juga dapat terjadi pada kalangan dewasa muda, terutama akibat infeksi HPV (human papillomavirus).

waspadalah jika Anda mengalami tanda-tanda seperti:

  • Sariawan yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa minggu.
  • Sariawan yang mengalami pendarahan.
  • Bercak merah atau putih dalam mulut.
  • Benjolan atau penebalan pada dinding dalam mulut yang tidak kunjung hilang.
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening yang leher yang tidak sembuh-sembuh.
  • Rasa sakit dalam mulut, terutama lidah.
  • Sulit atau rasa sakit saat menelan serta mengunyah.
  • Gigi yang goyang tanpa penyebab yang jelas.
  • Perubahan suara atau cara bicara (misalnya menjadi cadel).
  • Mengalami kesulitan saat bicara.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher.
  • Rahang yang terasa kaku atau sakit.
  • Sakit tenggorokan.

 

Langkah mencegah penyakit kanker mulut seperti:

  • Jangan menggunakan tembakau dalam bentuk apa pun, termasuk merokok
  • Hindari konsumsi minuman keras
  • Terapkan pola makan yang sehat dan seimbang
  • Menjaga kebersihan mulut
  • Memeriksakan kesehatan gigi secara teratur

7 langkah pemeriksaan mandiri yang bisa dilakukan seperti:

  • Perhatikan wajah anda di depan kaca, apakah ada perubahan seperti terdapat perbesaran/pembengkakan yang terdapat pada salah satu sisi wajah.
  • Periksa kulit wajah apakah ada perubahan warna.
  • Lakukan penekanan di sepanjang leher apakah ada benjolan dan ke kakuan
  • Tarik bibir bawah dan lihat apakah ada perubahan warna dan rasa sakit, kemudian raba apakah ada benjolan yg tidak semestinya. Lakukan hal yang sama pada bibir atas.
  • Buka mulut dan tarik pipi dengan salah satu jari di dalam mulut dan ibu jari di luar , kemudian lakukan pemeriksaan apakah ada perubahan warna, luka serta benjolan yang tidak semestinya.
  • Kepala di tarik kebelakang dan buka mulut lebar-lebar, kemudian lakukan perabaan pada dasar mulut apakah ada benjolan serta perubahan warna
  • Letakkan ujung lidah di langit-langit mulut lakukan pemeriksaan terhadap sisi kiri dan kanan lidah serta dasar mulut di balik lidah.

 

Artikel

Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura | Jl. Tipar Cakung No.5 Sukapura, Jakarta Utara (14140)